Beberapa motif
pembelian konsumen yang perlu diketahui setiap manajer pemasaran dan manajer
penjualan, antara lain:
a. Motif manfaat
Segala
kegiatannya setiap pembeli selalu berusaha ingin memperoleh faedahnya,
keuntungannya dan kebahagiannya dari produk yang dibelinya.
Tugas
manajer pemasaran dan manajer penjualan untuk meningkatkan motif manfaat adalah
dengan cara memberi penjelasan tentang ciri-ciri khusus barang kepada para
pembeli. Setiap pembicaraan harus berdasarkan kepda sikap para pembeli.
b. Motif rasa bangga
Motif
rasa bangga adalah merupakan alasan pembelian barang dan jasa.
Beberapa petunjuk
yang dapat dilakukan oleh seorang penjual atau manajer pemasaran yaitu:
1)
Hargailah pendapat atau pandangan para pembeli
2)
Pujilah dan snjunglah para pembeli
3)
Senangilah para pembeli
4)
Sebut nama pembeliAjukan banyak pertanyaan tentang diri pembeli
5)
Mintalah nasehat pada para pembeli, sebab ia akan merasa bangga.
c. Motif Ingin Meniru
Motif
ingin meniru merupakan alasan terjadinya pembelian terhadap sesuatu barang atau
jasa. Pada umumnya setiap orang ingin menilai orang lain. Di dalam kehidupan
sehari-hari, kita banyak meniru mode pakaian, mode rumah, mode potongan rambut
dan lain sebagainya.
d. Motif perasaan
kuatir dan rasa takut
Perasaan
kuatir dan rasa takut adalah merupakan alasan pembelian terhadap barang atau
jasa. Semua orang merasa takut akan terjadinya kecelekaan, kebakaran,
kebanjiran, sakit dan lain sebaiknya. Rasa kuatirdan rasa takut ini merupakan
gejala seseorang untuk membeli bermacam -macam barang keperluannya.
Contohnya
seseorang membeli obat nyamuk karen takut digigit nyamuk, seseorang membeli
alat pemdam kebakaran karena takut rumahnya kebakaran, seseorang membeli jas
hujan karena takut kehujanan dan lain sebagainya.
e. Motif ingin
mengetahui lebih mendalam
Ingin
mengetahui lebih mendalam terhadapsesuatu barng adalah merupakan alasan membeli
barang. Contohnya orang akan membeli buku Novel, karena ingin mengetahui
ceritanya.
f. Motif ingin
bersaing
Motif
ingin bersaing adalah merupakan alasan untuk membeli barang, hanya tidak sekuat
motif manfaat dan rasa bangga. Contohnyaseorang ibu mau membeli alat-alat
kecantikan karena ia tidak mau kalah
oleh
para ibu yang lainnya.
g. Motif iri hati
Motif
iri hati lebih bersifat individual, tidak seperti motif manfaat atau rasa
bangga. Seorang ibu membeli TV baru, padahal ia di rumahnya sudah punya TV.
Dalam hal ini ibu tersebut merasa iri hati, karena tetangganya baru saja
membeli TV baru yang ukurannya jauh lebih besar.
sipp, thaks artikelnya
BalasHapusMY BLOG
Sangat Menarik, thanks Artikelnya.
BalasHapushttp://blog.binadarma.ac.id/merryagustina/